Pasaran (Pancawara): Lima Hari Jawa dan Perannya dalam Hitungan Selamatan

Pasaran (pancawara) adalah siklus lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Pasaran dipadukan dengan nama hari yang berumur tujuh hari untuk membentuk weton.

Urutan
Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon
Panjang siklus
5 hari

Arti pasaran

Pasaran adalah putaran lima hari yang berjalan bersamaan dengan pekan tujuh hari. Urutannya selalu Legi, Pahing, Pon, Wage, lalu kembali ke Legi.

Pasaran dalam hitungan selamatan

Setiap selamatan menggeser pasaran sejumlah tertentu dari hari wafat: nelung dina +2, mitung dina +1, matangpuluh dina +4, nyatus +4, dan nyewu +4. Pergeseran ini yang membuat tanggal selamatan tidak sama dengan penambahan hari biasa.

Contoh

Wafat pada pasaran Legi. Setelah 40 hari (39 hari berikutnya), pasarannya bergeser empat: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon. Hasilnya Kliwon.

Sumber

  • KapanLagi

Istilah terkait

  • WetonGabungan hari dan pasaran, dasar hitungan selamatan
  • Mitung dinaSelamatan hari ketujuh setelah wafat
  • NyatusSelamatan hari ke-100 setelah wafat