Yasinan: Arti dan Pelaksanaannya dalam Selamatan
Yasinan adalah pembacaan surat Yasin, surat ke-36 dalam Al-Qur'an, secara bersama-sama. Kegiatan ini dilakukan sebagai pertemuan rutin atau saat selamatan untuk mendoakan orang yang meninggal.
- Bacaan
- Surat Yasin
- Urutan surat
- 36
Yasinan Setiap Malam Jum’at: Bid’ah atau Amalan Berdasar?
Setiap malam Jum’at, lantunan surat Yasin menggema dari masjid dan musala di penjuru Indonesia. Tradisi yasinan ini sudah mengakar dalam kehidupan umat Muslim di Tanah Air, sering dilakukan bersamaan dengan tahlilan dalam selamatan untuk mendoakan orang yang telah meninggal. Namun sebagian kalangan menyebutnya bid’ah yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Benarkah demikian? Mari kita telusuri dalilnya dalam tiga bagian.
Pertama, Keutamaan Membaca al-Qur’an secara berjama’ah
Membaca al-Qur’an adalah kewajiban pribadi setiap Muslim. Membacanya bersama-sama pun punya keutamaan besar. Rasulullah saw bersabda dalam hadis shahih Muslim dari Abu Hurairah ra,
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ، يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمِ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ(1).
artinya, Tidaklah berkumpul sekelompok orang di sebuah rumah, dari rumah-rumah Allah, mereka membaca Kitabullah (al-Qur’an), dan saling mempelajari diantara mereka, kecuali akan turun ketenangan kepada mereka, dilimpahkan rahmat (kasih sayang Allah) dan malaikat menaungi mereka, Serta mereka diingat disisi Allah.
Perhatikan bahwa anjuran dalam hadis ini bersifat umum. Tidak ada batasan harus mengkhatamkan seluruh al-Qur’an. Memilih ayat atau surat tertentu pun tercakup di dalamnya.
Imam al-Nawawi memberi judul bab untuk hadis ini tentang keutamaan berkumpul membaca al-Qur’an dan berdzikir. Beliau menegaskan bahwa hadis ini menjadi dalil keutamaan berkumpul di masjid untuk membaca al-Qur’an bersama.(2) Al-Sindi memperluas cakupannya: bukan hanya masjid, tetapi semua tempat yang dibangun untuk mendekatkan diri kepada Allah ta’ala(3), seperti madrasah dan majelis ta’lim.
Kedua, Keutamaan Membaca Surat Yasin di Malam Hari
Surat Yasin punya kedudukan istimewa. Sejumlah riwayat menyebut keutamaannya, termasuk ketika dibaca pada malam hari.
- Pahala membaca surat Yasin seperti membaca al-Qur’an 10 kali.
عَنْ أَنَسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ قَلْبا، وَإِنَّ قَلْبَ الْقُرْآنِ يس، مَنْ قَرَأَهَا، فَكَأَنَّمَا قَرَأَ الْقُرْآنَ عَشْرَ مَرَّاتٍ»(4)
Artinya, sesungguhnya segala sesuatu memiliki hati, dan hati al-Qur’an adalah surat Yasin, barangsiapa yang membacanya seolah-olah ia telah membaca al-Qur’an sepuluh kali.
- Allah mengampuni seorang Muslim yang membaca surat Yasin di malam hari.
Imam al-Baihaqi meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, hadits berikut,
عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” مَنْ قَرَأَ يس كُلَّ لَيْلَةٍ غُفِرَ لَهُ.(5)
Artinya: barang siapa membaca surat Yasin setiap malam, niscaya Allah mengampuninya.
Ada pula riwayat Abu Dawud al-Thayalisi dari Abu Hurairah ra,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” مَنْ قَرَأَ: يس فِي لَيْلَةٍ الْتِمَاسَ وَجْهِ اللَّهِ غُفِرَ لَهُ “(6)
Artinya: barang siapa membaca surat yasin di malam hari dengan mengharap keridhoan Allah niscaya Allah mengampuninya.
Ketiga, Membaca Surat Yasin di Malam Jum’at
Lalu bagaimana dengan memilih Yasin untuk dibaca bersama di masjid setiap malam Jum’at? Amalan ini tidak bisa begitu saja disalahkan. Hadis Muslim tentang keutamaan membaca al-Qur’an berjama’ah bersifat umum, sehingga memilih surat Yasin pada malam Jum’at secara bersama-sama bisa menjadi kebiasaan baik yang dibolehkan agama.
Terkait malam Jum’at secara khusus, Imam al-Baihaqi meriwayatkan dari Abu Hurairah ra,
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَنْ قَرَأَ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ حم الدُّخَانَ وَيس أَصْبَحَ مَغْفُورًا لَهُ “.(7)
Artinya: barang siapa membaca dimalam Jum’at hamim al-Dukhan dan surat Yasin maka Allah mengampuninya di pagi hari.
Jadi, meski sebagian haditsnya berstatus lemah, anjuran umum untuk membaca al-Qur’an bersama dan mempelajarinya memiliki dalil yang kuat. Para ulama pun membolehkan mengamalkan hadits lemah sebagai motivasi untuk berbuat baik. Dengan begitu, yasinan malam Jum’at bukanlah tradisi tanpa pijakan, melainkan ikhtiar menghidupkan malam Jumat dengan al-Qur’an, mengharap ketenangan, rahmat, dan ampunan Allah. Wallahu a’lam.