Kalender Hijriyah 2026: Jadwal Lengkap Tahun Islam
Daftar Isi
- Pengantar Kalender Hijriyah 2026
- Konversi Tahun 2026 Masehi ke Hijriyah
- Bulan-bulan dalam Kalender Hijriyah
- Ramadhan 2026: Tanggal Mulai dan Akhir
- Idul Fitri 2026
- Idul Adha 2026
- Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah
- Maulid Nabi Muhammad SAW 2026
- Isra Mi'raj 2026
- Nuzulul Quran 2026
- Hari Arafah dan Idul Adha 2026
- Bulan Muharram dan Asyura 2026
- Integrasi Kalender Hijriyah dengan Tradisi Jawa
- Menentukan Waktu Selamatan Berdasarkan Kalender Hijriyah
Pengantar Kalender Hijriyah 2026
Kalender Hijriyah atau kalender Islam merupakan sistem penanggalan yang digunakan oleh umat Muslim di seluruh dunia untuk menentukan waktu ibadah dan perayaan keagamaan. Tahun 2026 Masehi bertepatan dengan tahun Hijriyah 1447-1448 H, yang dimulai dari bulan Rajab 1447 H dan berakhir pada bulan Jumadil Akhir 1448 H.
Memahami kalender Hijriyah sangat penting bagi umat Muslim, terutama untuk mengetahui jadwal ibadah seperti puasa Ramadhan, hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, serta hari-hari penting Islam lainnya. Bagi masyarakat Jawa yang mayoritas Muslim, kalender Hijriyah juga terintegrasi dengan sistem penanggalan Jawa dalam berbagai tradisi dan ritual.
Artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang kalender Hijriyah tahun 2026, termasuk jadwal hari-hari penting Islam, cara mengintegrasikannya dengan tradisi Jawa, dan aplikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari. Informasi ini sangat berguna untuk perencanaan ibadah, acara keagamaan, dan pelaksanaan selamatan.
Konversi Tahun 2026 Masehi ke Hijriyah
Tahun 2026 Masehi mencakup dua tahun Hijriyah yang berbeda karena perbedaan jumlah hari dalam setahun. Kalender Hijriyah menggunakan sistem lunar (bulan) dengan 354 atau 355 hari dalam setahun, sedangkan kalender Masehi menggunakan sistem solar (matahari) dengan 365 hari (366 pada tahun kabisat).
Periode Tahun Hijriyah dalam 2026:
- 1 Januari - 6 Juli 2026: Tahun 1447 Hijriyah (dari Rajab hingga Dzulhijjah 1447 H)
- 7 Juli - 31 Desember 2026: Tahun 1448 Hijriyah (dari Muharram hingga Jumadil Akhir 1448 H)
Pergantian tahun Hijriyah dari 1447 ke 1448 terjadi pada tanggal 1 Muharram 1448 H, yang diperkirakan jatuh pada sekitar 7 Juli 2026 (tergantung rukyatul hilal). Tanggal pasti dapat berbeda 1-2 hari tergantung hasil pengamatan hilal di setiap negara.
Rumus konversi sederhana dari tahun Masehi ke Hijriyah adalah: Tahun Hijriyah ≈ (Tahun Masehi - 622) × 1.03. Namun, untuk konversi tanggal yang akurat, diperlukan perhitungan yang lebih kompleks karena perbedaan sistem kalender. Penggunaan kalkulator konversi online sangat disarankan untuk mendapatkan hasil yang tepat.
Bulan-bulan dalam Kalender Hijriyah
Kalender Hijriyah memiliki 12 bulan dalam setahun, dengan jumlah hari yang bervariasi antara 29 dan 30 hari. Berikut adalah daftar bulan-bulan dalam kalender Hijriyah beserta karakteristiknya:
1. Muharram (29/30 hari)
Bulan pertama dalam kalender Hijriyah dan salah satu dari empat bulan suci. Tanggal 1
Muharram adalah Tahun Baru Islam. Tanggal 10 Muharram adalah hari Asyura yang dianjurkan
untuk berpuasa.
2. Safar (29/30 hari)
Bulan kedua dalam kalender Hijriyah. Tidak ada peristiwa khusus yang diperingati secara
luas, namun tetap merupakan bulan yang baik untuk beribadah.
3. Rabiul Awal (29/30 hari)
Bulan ketiga yang sangat istimewa karena pada tanggal 12 Rabiul Awal diperingati Maulid Nabi
Muhammad SAW. Banyak umat Muslim merayakan kelahiran Rasulullah pada bulan ini.
4. Rabiul Akhir (29/30 hari)
Bulan keempat dalam kalender Hijriyah. Bulan ini juga dikenal dengan nama Rabiul Tsani.
5. Jumadil Awal (29/30 hari)
Bulan kelima dalam kalender Hijriyah. Nama "Jumada" berasal dari kata yang berarti "kering"
atau "beku".
6. Jumadil Akhir (29/30 hari)
Bulan keenam dalam kalender Hijriyah. Juga dikenal dengan nama Jumadil Tsani.
7. Rajab (29/30 hari)
Bulan ketujuh dan salah satu dari empat bulan suci. Pada tanggal 27 Rajab diperingati Isra
Mi'raj Nabi Muhammad SAW.
8. Sya'ban (29/30 hari)
Bulan kedelapan yang merupakan bulan persiapan menjelang Ramadhan. Pada tanggal 15 Sya'ban
(Nisfu Sya'ban) banyak umat Muslim melakukan ibadah khusus.
9. Ramadhan (29/30 hari)
Bulan kesembilan dan bulan yang paling mulia. Bulan wajib puasa bagi seluruh umat Muslim.
Pada bulan ini turun Al-Quran (Nuzulul Quran) dan terdapat malam Lailatul Qadar.
10. Syawal (29/30 hari)
Bulan kesepuluh yang dimulai dengan Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal. Dianjurkan berpuasa 6
hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri.
11. Dzulqaidah (29/30 hari)
Bulan kesebelas dan salah satu dari empat bulan suci. Bulan ini merupakan bulan persiapan
menjelang ibadah haji.
12. Dzulhijjah (29/30 hari)
Bulan kedua belas dan terakhir dalam kalender Hijriyah, juga termasuk bulan suci. Pada bulan
ini dilaksanakan ibadah haji, dan tanggal 10 Dzulhijjah adalah hari raya Idul Adha.
Ramadhan 2026: Tanggal Mulai dan Akhir
Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Bulan penuh berkah ini merupakan bulan wajib puasa dan bulan turunnya Al-Quran. Berikut adalah informasi lengkap tentang Ramadhan 2026:
Ramadhan 1447 Hijriyah
Perkiraan Tanggal: 18 Februari - 19 Maret 2026
Durasi: 29 atau 30 hari (tergantung rukyatul hilal)
Catatan: Tanggal pasti akan ditentukan berdasarkan pengamatan hilal (bulan sabit) pada akhir bulan Sya'ban. Perbedaan 1-2 hari mungkin terjadi antar negara.
Persiapan Menyambut Ramadhan:
- Mulai membiasakan diri berpuasa sunnah di bulan Sya'ban
- Memperbanyak membaca Al-Quran dan mempelajari tajwid
- Membersihkan hati dan meminta maaf kepada sesama
- Merencanakan kegiatan ibadah selama Ramadhan
- Mempersiapkan kondisi fisik dan mental untuk berpuasa
Hari-hari Penting dalam Ramadhan 2026:
- Nuzulul Quran: Diperkirakan 10-11 Maret 2026 (malam 17 Ramadhan)
- 10 Malam Terakhir Ramadhan: Dimulai sekitar 10 Maret 2026
- Malam Lailatul Qadar: Pada malam ganjil di 10 malam terakhir (21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan)
Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri. Manfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya melalui puasa, sholat tarawih, membaca Al-Quran, bersedekah, dan memperbanyak dzikir serta doa.
Idul Fitri 2026
Idul Fitri atau Hari Raya Lebaran adalah hari kemenangan bagi umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan. Hari yang penuh suka cita ini dirayakan pada tanggal 1 Syawal.
Idul Fitri 1447 Hijriyah
Perkiraan Tanggal: 20 Maret 2026 (Jumat)
Waktu: 1 Syawal 1447 H
Catatan: Tanggal pasti ditentukan berdasarkan rukyatul hilal pada akhir Ramadhan. Pengumuman resmi biasanya dilakukan H-1 Idul Fitri.
Amalan di Hari Idul Fitri:
- Mandi dan berhias: Dianjurkan mandi, memakai pakaian terbaik, dan menggunakan wewangian
- Membayar zakat fitrah: Wajib dibayarkan sebelum sholat Idul Fitri
- Makan sebelum sholat: Dianjurkan makan kurma atau makanan manis sebelum berangkat sholat
- Sholat Idul Fitri: Dilaksanakan di lapangan terbuka atau masjid pada pagi hari
- Takbir: Membaca takbir mulai malam Idul Fitri hingga sebelum sholat
- Silaturahmi: Mengunjungi keluarga, saudara, dan tetangga
- Saling memaafkan: Meminta maaf dan memaafkan kesalahan orang lain
Tradisi Idul Fitri di Indonesia:
- Mudik ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga
- Halal bihalal atau saling bermaafan
- Menyajikan hidangan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, rendang
- Memberikan THR (Tunjangan Hari Raya) kepada anak-anak dan keluarga
- Ziarah ke makam keluarga yang telah meninggal
Idul Adha 2026
Idul Adha atau Hari Raya Kurban adalah hari raya kedua dalam Islam yang diperingati pada tanggal 10 Dzulhijjah. Hari ini bertepatan dengan puncak ibadah haji di Arafah dan merupakan hari penyembelihan hewan kurban.
Idul Adha 1447 Hijriyah
Perkiraan Tanggal: 27 Mei 2026 (Rabu)
Waktu: 10 Dzulhijjah 1447 H
Catatan: Tanggal pasti mengikuti penetapan 1 Dzulhijjah berdasarkan rukyatul hilal.
Keutamaan Idul Adha:
- Hari yang paling mulia dalam setahun menurut beberapa hadits
- Bertepatan dengan wukuf di Arafah bagi jamaah haji
- Hari penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah
- Mengenang pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS
Amalan di Hari Idul Adha:
- Sholat Idul Adha: Dilaksanakan pada pagi hari seperti sholat Idul Fitri
- Takbir: Membaca takbir mulai dari subuh hari Arafah hingga akhir hari Tasyriq
- Berkurban: Menyembelih hewan kurban (kambing, domba, sapi, atau unta) bagi yang mampu
- Membagikan daging kurban: Dibagi untuk keluarga, tetangga, dan fakir miskin
- Tidak makan sebelum sholat: Dianjurkan tidak makan hingga selesai sholat Idul Adha
Hari-hari Tasyriq:
Setelah Idul Adha, terdapat 3 hari yang disebut hari Tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah) yang jatuh pada 28-30 Mei 2026. Pada hari-hari ini dianjurkan untuk memperbanyak takbir dan masih diperbolehkan menyembelih hewan kurban.
Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah
Tahun Baru Islam atau 1 Muharram menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriyah. Berbeda dengan perayaan tahun baru Masehi yang meriah, tahun baru Islam lebih diperingati dengan ibadah dan refleksi diri.
1 Muharram 1448 Hijriyah
Perkiraan Tanggal: 7 Juli 2026 (Selasa)
Makna: Pergantian tahun Hijriyah dari 1447 ke 1448
Catatan: Tanggal pasti ditentukan berdasarkan rukyatul hilal akhir Dzulhijjah 1447 H.
Sejarah Tahun Baru Hijriyah:
Kalender Hijriyah dimulai dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa ini sangat penting dalam sejarah Islam karena menandai dimulainya pembentukan masyarakat Islam yang terorganisir di Madinah. Khalifah Umar bin Khattab menetapkan peristiwa hijrah sebagai awal tahun Islam.
Amalan di Bulan Muharram:
- Memperbanyak puasa sunnah, terutama pada hari Asyura (10 Muharram)
- Merenungkan perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW
- Membuat resolusi dan rencana ibadah untuk tahun yang baru
- Memperbanyak istighfar dan tobat dari dosa-dosa tahun lalu
- Meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan
Bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan suci dalam Islam (Muharram, Rajab, Dzulqaidah, Dzulhijjah). Pada bulan-bulan ini, pahala kebaikan dilipat gandakan dan dosa-dosa lebih berat. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada bulan Muharram.
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Meskipun ada perbedaan pendapat tentang perayaannya, banyak umat Muslim yang memperingatinya sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi.
Maulid Nabi Muhammad SAW
Perkiraan Tanggal: 5 September 2026 (Sabtu)
Waktu: 12 Rabiul Awal 1448 H
Peristiwa: Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tahun 571 Masehi
Cara Memperingati Maulid Nabi:
- Mengadakan pengajian: Membahas sirah (riwayat hidup) Nabi Muhammad SAW
- Membaca sholawat: Memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW
- Meneladani akhlak Nabi: Berusaha mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah
- Bersedekah: Memberikan sedekah kepada fakir miskin
- Mengadakan acara keagamaan: Ceramah, seminar, atau diskusi tentang Islam
Pelajaran dari Kehidupan Nabi Muhammad SAW:
- Kesabaran dalam menghadapi cobaan dan tantangan
- Kejujuran dan amanah dalam segala hal
- Kasih sayang kepada sesama makhluk
- Kerendahan hati meskipun memiliki kedudukan tinggi
- Keteguhan dalam menyebarkan kebenaran
- Kepedulian terhadap kaum lemah dan tertindas
"Waktu adalah amanah. Kalender Hijriyah mengingatkan kita bahwa setiap detik adalah kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta."
Isra Mi'raj 2026
Isra Mi'raj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), dilanjutkan dengan perjalanan ke langit (Mi'raj) untuk menerima perintah sholat lima waktu dari Allah SWT.
Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Perkiraan Tanggal: 14 Januari 2026 (Rabu)
Malam: 27 Rajab 1447 H (malam 13-14 Januari 2026)
Peristiwa: Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang penuh mukjizat
Makna Isra Mi'raj:
- Bukti kebesaran Allah SWT yang mampu melakukan segala sesuatu
- Penghormatan Allah kepada Nabi Muhammad SAW
- Diterimanya perintah sholat lima waktu yang merupakan tiang agama
- Penghiburan bagi Nabi setelah mengalami tahun kesedihan (Aamul Huzni)
- Pelajaran tentang pentingnya sholat dalam kehidupan Muslim
Amalan di Malam Isra Mi'raj:
- Memperbanyak sholat sunnah, terutama sholat malam (tahajud)
- Membaca Al-Quran dan merenung tentang kebesaran Allah
- Berdoa memohon ampunan dan keberkahan
- Menghadiri pengajian atau ceramah tentang Isra Mi'raj
- Meningkatkan kualitas sholat lima waktu
Peristiwa Isra Mi'raj mengingatkan kita akan pentingnya sholat dalam kehidupan seorang Muslim. Sholat adalah komunikasi langsung antara hamba dengan Tuhannya, dan merupakan ibadah yang pertama kali akan dihisab di hari kiamat.
Nuzulul Quran 2026
Nuzulul Quran adalah peringatan turunnya Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril di Gua Hira. Peristiwa ini terjadi pada malam yang disebut Lailatul Qadar (malam kemuliaan) di bulan Ramadhan.
Nuzulul Quran
Perkiraan Tanggal: 10-11 Maret 2026 (malam 17 Ramadhan 1447 H)
Peristiwa: Turunnya wahyu pertama Al-Quran (Surah Al-Alaq ayat 1-5)
Catatan: Tanggal pasti mengikuti penetapan awal Ramadhan
Ayat Pertama yang Turun:
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya." (QS. Al-Alaq: 1-5)
Makna Nuzulul Quran:
- Al-Quran adalah petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia
- Pentingnya ilmu pengetahuan dan membaca dalam Islam
- Al-Quran diturunkan sebagai rahmat bagi semesta alam
- Kewajiban umat Muslim untuk membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran
Amalan di Malam Nuzulul Quran:
- Memperbanyak membaca Al-Quran, terutama dengan tadabbur (merenungkan maknanya)
- Menghadiri pengajian atau tadarus Al-Quran
- Berdoa memohon hidayah dan pemahaman terhadap Al-Quran
- Berusaha mengamalkan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari
- Mengajarkan Al-Quran kepada keluarga dan orang lain
Hari Arafah dan Idul Adha 2026
Hari Arafah adalah hari ke-9 Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha. Hari ini merupakan puncak ibadah haji di mana jamaah haji melakukan wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah. Bagi yang tidak berhaji, hari Arafah adalah hari yang sangat dianjurkan untuk berpuasa.
Hari Arafah
Perkiraan Tanggal: 26 Mei 2026 (Selasa)
Waktu: 9 Dzulhijjah 1447 H
Keutamaan: Puasa Arafah menghapus dosa 2 tahun (tahun lalu dan tahun depan)
Keutamaan Hari Arafah:
- Hari yang paling mulia dalam setahun menurut beberapa ulama
- Hari di mana Allah turun ke langit dunia dan mengampuni dosa hamba-Nya
- Puasa di hari Arafah menghapus dosa 2 tahun (tahun lalu dan yang akan datang)
- Banyak doa yang dikabulkan pada hari ini
- Puncak ibadah haji bagi jamaah yang berwukuf di Arafah
Amalan di Hari Arafah (bagi yang tidak berhaji):
- Berpuasa: Sangat dianjurkan berpuasa pada hari Arafah
- Memperbanyak doa: Doa di hari Arafah sangat mustajab
- Membaca takbir: Mulai memperbanyak takbir sejak subuh hari Arafah
- Beristighfar: Memohon ampunan atas segala dosa
- Bersedekah: Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan
Setelah hari Arafah, keesokan harinya adalah Idul Adha (10 Dzulhijjah) yang jatuh pada 27 Mei 2026. Ini adalah hari raya bagi umat Muslim di seluruh dunia, baik yang berhaji maupun yang tidak.
Bulan Muharram dan Asyura 2026
Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriyah dan termasuk salah satu dari empat bulan suci dalam Islam. Tanggal 10 Muharram dikenal dengan nama Asyura, yang memiliki keutamaan khusus dalam Islam.
Hari Asyura
Perkiraan Tanggal: 16 Juli 2026 (Kamis)
Waktu: 10 Muharram 1448 H
Keutamaan: Puasa Asyura menghapus dosa 1 tahun yang lalu
Sejarah Hari Asyura:
Hari Asyura memiliki banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam dan para Nabi terdahulu:
- Nabi Nuh AS dan pengikutnya selamat dari banjir besar
- Nabi Musa AS dan Bani Israil diselamatkan dari Firaun
- Nabi Yunus AS keluar dari perut ikan
- Nabi Ibrahim AS selamat dari api yang dinyalakan Namrud
- Nabi Isa AS diangkat ke langit
Keutamaan Puasa Asyura:
Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa pada hari Asyura dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu. Untuk membedakan dengan tradisi Yahudi, Rasulullah menganjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram, atau 10 dan 11 Muharram.
Amalan di Bulan Muharram:
- Berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram) dan hari sebelum atau sesudahnya
- Memperbanyak puasa sunnah sepanjang bulan Muharram
- Meningkatkan ibadah dan ketakwaan
- Bersedekah kepada fakir miskin
- Memperbanyak dzikir dan istighfar
Integrasi Kalender Hijriyah dengan Tradisi Jawa
Masyarakat Jawa yang mayoritas Muslim telah mengintegrasikan kalender Hijriyah dengan kalender Jawa tradisional dalam berbagai aspek kehidupan. Integrasi ini menciptakan harmoni antara tradisi lokal dengan ajaran Islam.
Nama Bulan Jawa yang Mengikuti Hijriyah:
- Sura (Muharram)
- Sapar (Safar)
- Mulud (Rabiul Awal)
- Bakda Mulud (Rabiul Akhir)
- Jumadilawal (Jumadil Awal)
- Jumadilakir (Jumadil Akhir)
- Rejeb (Rajab)
- Ruwah (Sya'ban)
- Pasa (Ramadhan)
- Sawal (Syawal)
- Dulkaidah (Dzulqaidah)
- Besar (Dzulhijjah)
Tradisi Jawa yang Terkait dengan Kalender Hijriyah:
- Ruwahan: Tradisi membersihkan makam dan berdoa untuk leluhur di bulan Ruwah (Sya'ban)
- Nyadran: Ziarah kubur menjelang Ramadhan
- Grebeg Mulud: Perayaan Maulid Nabi dengan kirab gunungan di keraton
- Grebeg Pasa: Perayaan menjelang Idul Fitri
- Grebeg Besar: Perayaan menjelang Idul Adha
- Selamatan 1 Sura: Selamatan menyambut tahun baru Jawa/Hijriyah
Integrasi ini menunjukkan bagaimana Islam dapat beradaptasi dengan budaya lokal tanpa menghilangkan esensi ajaran agama. Tradisi-tradisi Jawa yang tidak bertentangan dengan syariat Islam tetap dilestarikan dan bahkan diperkaya dengan nilai-nilai Islam.
Menentukan Waktu Selamatan Berdasarkan Kalender Hijriyah
Dalam tradisi Jawa, perhitungan selamatan menggunakan sistem penanggalan Jawa yang mengikuti kalender Hijriyah. Pemahaman tentang kalender Hijriyah sangat penting untuk menentukan waktu selamatan yang tepat.
Hubungan Kalender Hijriyah dengan Perhitungan Selamatan:
Sistem penanggalan Jawa mengikuti siklus lunar seperti kalender Hijriyah, dengan 354 atau 355 hari dalam setahun. Oleh karena itu, perhitungan selamatan tidak bisa hanya menambahkan jumlah hari pada tanggal Masehi, tetapi harus mengikuti sistem penanggalan Jawa/Hijriyah.
Menghindari Hari Raya Islam:
Saat menentukan jadwal selamatan, penting untuk memperhatikan kalender Hijriyah agar tidak bertepatan dengan hari raya besar Islam:
- Hindari melaksanakan selamatan pada 1 Syawal (Idul Fitri)
- Hindari melaksanakan selamatan pada 10 Dzulhijjah (Idul Adha)
- Pertimbangkan untuk tidak melaksanakan selamatan selama bulan Ramadhan (kecuali memang jatuh pada hari tersebut)
- Jika perhitungan jatuh pada hari raya, konsultasikan dengan tokoh agama
Hari-hari Baik untuk Selamatan:
Beberapa hari dalam kalender Hijriyah dianggap baik untuk melaksanakan selamatan:
- Hari Jumat (hari yang mulia dalam Islam)
- Malam Jumat (malam yang penuh berkah)
- Bulan-bulan suci (Muharram, Rajab, Dzulqaidah, Dzulhijjah)
- Hari-hari di luar bulan Ramadhan (untuk kemudahan pelaksanaan)
Menggunakan Kalkulator Selamatan:
Untuk memastikan perhitungan yang akurat dengan mempertimbangkan kalender Hijriyah dan Jawa, gunakan kalkulator selamatan online yang tersedia di website ini. Kalkulator akan menghitung semua jadwal selamatan secara otomatis dengan mempertimbangkan sistem penanggalan yang benar.
Kesimpulan
Kalender Hijriyah 2026 memberikan panduan lengkap tentang hari-hari penting dalam Islam sepanjang tahun. Dengan memahami kalender Hijriyah, umat Muslim dapat merencanakan ibadah dengan lebih baik, mempersiapkan diri untuk bulan-bulan mulia seperti Ramadhan, dan menentukan waktu yang tepat untuk berbagai acara keagamaan termasuk selamatan.
Integrasi kalender Hijriyah dengan tradisi Jawa menunjukkan kekayaan budaya Indonesia yang mampu memadukan nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal. Menjaga tradisi sambil tetap berpegang pada ajaran agama adalah bentuk keseimbangan yang indah dalam kehidupan beragama.
Semoga artikel ini bermanfaat dalam membantu Anda merencanakan ibadah dan kegiatan keagamaan sepanjang tahun 2026. Gunakan kalender Hijriyah ini sebagai panduan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.