Kalkulator menghitung selamatan orang meninggal bukan sekadar alat bantu hitung, melainkan jembatan untuk melestarikan tradisi leluhur di era digital. Bagi masyarakat Jawa, kematian adalah awal perjalanan supranatural menuju keabadian yang memerlukan bekal doa dari keluarga yang ditinggalkan.
Untuk memahami esensi spiritual di balik ritual ini, penting bagi kita untuk menyelami dasar-dasarnya terlebih dahulu. Anda bisa mempelajari lebih lanjut mengenai pengertian selamatan dan sejarahnya yang telah mengakar kuat dalam budaya Nusantara sebagai wujud harmonisasi hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama.
📑 Daftar Isi Panduan
Rangkaian Ritual dan Jenis Selamatan Kematian
Tradisi Jawa mengenal urutan waktu yang sangat spesifik dan tidak boleh dilanggar. Dimulai dari Geblag (saat wafat), keluarga akan menggelar serangkaian doa yang berlanjut hingga hari ke-1000. Untuk mengetahui detail setiap tahapannya, simak ulasan lengkap tentang jenis-jenis selamatan kematian Jawa.
Setiap tahap memiliki maknanya sendiri. Misalnya, Nelung Dina (3 hari) dipercaya saat arwah masih berada di sekitar rumah, sedangkan Mitung Dina (7 hari) adalah saat mulai berpamitan.
"Dalam filosofi Jawa, kematian bukanlah titik akhir, melainkan sebuah 'perpindahan rumah'. Selamatan adalah bekal yang dikirimkan keluarga untuk memastikan perjalanan pindah rumah tersebut lancar dan damai."
Rahasia Penanggalan dan Weton Jawa
Keunikan utama ada pada sistem waktu. Berbeda dengan kalender internasional, masyarakat Jawa menggunakan perputaran ganda: pekan 7 hari dan pasaran 5 hari. Gabungan inilah yang disebut Weton. Memahami sistem penanggalan Jawa: Weton dan Pasaran adalah kunci utama akurasi hitungan.
Kalender Jawa 2026
Perencanaan jangka panjang sangat penting. Lihat Kalender Jawa 2026 lengkap untuk mengecek hari baik di tahun mendatang.
Sinkronisasi Hijriyah
Pastikan acara tidak bentrok dengan hari raya Islam. Padukan dengan Kalender Hijriyah 2026.
Kombinasi hari dan pasaran menghasilkan siklus 35 hari yang disebut Selapan. Inilah mengapa Selasa Kliwon atau Jumat Legi selalu berulang setiap 35 hari sekali.
Rumus Kuno Hitungan Orang Meninggal
Menghitung hari kematian menggunakan rumus leluhur yang disebut "Neptu". Rumus ini memadukan nilai hari dan nilai pasaran. Bagi Anda yang ingin mempelajari cara manualnya, panduan cara hitungan orang meninggal akan menjelaskan logika matematika tradisional ini secara rinci.
💡 Highlight: Rumus Selamatan 1000 Hari
Tantangan terbesar biasanya adalah menghitung Nyewu (1000 hari). Rumus yang digunakan adalah "Nemsarm" (Dina Enem, Pasaran Lima). Artinya, selamatan 1000 hari jatuh pada hari ke-6 dan pasaran ke-5 dari hari wafat. Sulit? Gunakan alat bantu menghitung 1000 hari orang meninggal online kami yang otomatis dan presisi.
Tabel Hitungan Orang Meninggal
Daripada menghitung satu per satu setiap kali dibutuhkan, leluhur kita biasa membuat catatan tabulasi. Di era modern, kita bisa membuat tabel hitungan orang meninggal digital yang bisa disimpan di HP atau dicetak. Tabel ini berisi matriks lengkap mulai dari hari pertama hingga tahun ketiga.
Filosofi dan Persiapan Acara
Jangan sampai ritual ini menjadi "kosong". Setiap uba rampe, sesaji, dan doa memiliki arti. Baca ulasan mendalam tentang makna filosofis selamatan agar pelaksanaan acara lebih khidmat dan meresap di hati keluarga.
Terakhir, kesuksesan acara bergantung pada perencanaan. Karena melibatkan banyak orang dan biaya, manajemen acara "kenduri" perlu dilakukan dengan cermat. Kami telah menyusun panduan langkah demi langkah dalam artikel persiapan mengadakan selamatan, mulai dari undangan hingga menu berkat.
Semoga panduan ini membantu Anda melestarikan adat tradisi Jawa dengan mudah dan akurat. Gunakan kalkulator di atas untuk memulai perhitungan Anda sekarang juga.
Sumber Referensi
Artikel ini disusun berdasarkan referensi dari berbagai sumber terpercaya mengenai tradisi Jawa: