Geblag (Geblak): Arti dan Hubungannya dengan Hitungan Selamatan
Geblag (juga ditulis geblak) adalah hari wafat, yang dihitung sebagai hari ke-1 dalam rangkaian selamatan orang meninggal. Weton hari wafat menjadi dasar untuk menghitung nelung dina, mitung dina, matangpuluh dina, nyatus, mendhak, dan nyewu.
- Hitungan
- Hari ke-1
- Peran
- Penentu weton dasar
Arti Geblag
Geblag adalah penanda hari wafat dan awal hitungan weton. Semua selamatan berikutnya dihitung dari weton geblag.
Cara menghitung Geblag
Geblag tidak digeser. Catat hari dan pasaran pada tanggal wafat, misalnya Jumat Legi, lalu gunakan sebagai titik awal untuk tahapan lain.
Karena hari wafat dihitung sebagai hari ke-1, hasilnya tidak sama dengan menambahkan jumlah hari di kalender biasa. Hari dan pasaran harus dihitung bersama sebagai weton.
Contoh perhitungan
Seseorang wafat pada Jumat, 16 Oktober 2026. Weton geblag-nya Jumat Legi. Dari sini nelung dina jatuh pada Ahad Pon dan nyewu pada Rabu Kliwon.
Perbedaan menurut daerah
Praktik selamatan dapat berbeda antar daerah dan keluarga. Cocokkan hasil hitungan dengan kebiasaan setempat dan tanyakan kepada sesepuh bila ada keraguan.